
FEB UISU – Program Studi Manajemen (S2) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Sumatera Utara (FEB UISU) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Becoming a Future-Ready: Memenagkan Strategi Memenangkan Persaingan Karier di Era Digital” di Hotel Santika Dyandra Medan, Sabtu (9/8).
Kegiatan ini dihadiri Rektor UISU Prof. Dr. Safrida, SE., M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Supriadi, SE., MM., M.Si beserta jajara, Ketua Program Studi Manajemen (S2) Dr. Zenni Riana, SE., MM, narasumber Ketua Jurusan Manajemen FBE Universitas Islam Indonesia (UII) Arif Hartono, SE., M.Ec., Ph.D, serta Civitas akademika FEB UISU dan seluruh panitia seminar.
Ketua Program Studi Magister Manajemen UISU sekaligus Ketua Panitia, Dr. Zenni Riana, SE., MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jumlah peserta seminar menjapai 179 orang yang terdiri dari mahasiswa semester 2 dan semester 3. “Seminar Nasional ini diadakan sebagai salah satu syarat mahasiswa untuk mengajukan proposal tesis. Di era digital yang penuh dinamika, persaingan di dubia kerja semakin ketat dan kompleks. Oleh karena itu, penting bagi kita semua memahami dan mengimplementasikan strategi yang tepat untuk menghadapinya. Salah satunya dengan menguasai keterampilan digital yang relevan, beradaptasi cepat terhadap perubahan teknologi”.
Dekan FEB UISU, Dr. Supriadi, SE., MM., M.Si menambahkan bahwa kegiatan Seminar nasional merupak agenda rutin yang memeberi nilai tambah bagi mahasiswa, khususnya dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja.
Rektor UISU, Prof. Dr. Safrida, SE., M.Si, yang memebuka acara secara resmi, menekankan pentingnya kesiapan menghadapi era digital. “Digital sudah menjadi bagian dari hidup kita. Mesin tidak akan pernah mengalahkan manusia, karena cara mesin berpikir pun diciptakan manusia. Untuk Promosi dan iklan, kini kita cukup sekali klik agar menjangkau dunia, tetapi harus memastiakan kontennya menarik. Apa yang kita lakukan hari ini bisa menjadikan kita lebih baik kedepannya, kususnya ekonomi menjadi lebih maju selama menyongsong masa depan” uangkapnya.
Narasumber seminar, Arif Hartono, SE.,. M.Ec., Ph.D, dalam materinya menyoroti tantangan era VUCA (Volatile, Uncertain, Complex, Ambigous), perubahan cara kerja menuju model remote, hybrid, dan gigi economy, serta pentingnya kompetensi masa depan seperti agility, critical thinking, dan digital inteligence. Ia menjelaskan karakter futue ready manager yang meliputi growth mindset, learning agility, resilience, serta keterampilan kunci seperti literasi digital, berpikir analitis, lepemimpinan adaptif, kolaboratif, komunikasi dan etika.
Arif juga memaparkan strategi memenangkan persaingan karier, diantaranya emmebangun digital personal brand, memperluar jejaring startegis, menguasasi tools digital manajerial (ChatGPT, Notion, Excel, Tableau, Trello, Asana), serta meningkatkan kompetensi melalui kursus online dan sertifikasi digital. Ia menutup paparannya dengan pesan, “Dunia kerja tidak menunggu. Masa depan adalah milik mereka yang mempersiapkan diri mulai hari ini. Future-ready bukan hanya gelar, tetapi juga mindset, sikap dan kompetensi.”








